loading...
loading...

Friday, August 30, 2019

Panduan Drupal bagi Pemula

 Jika Anda sedang mencari panduan yang lengkap dan mudah dimengerti soal Drupal. Anda bisa mendapatkannya di artikel ini. Kami akan membahas apa itu Drupal sendiri, mengapa banyak pengembang website memilih untuk menggunakannya serta bagaimana cara instalasi dan seperti apa dasar-dasar terminologinya. Simak pembahasannya lebih lanjut!

Apa itu Drupal?

Drupal adalah sistem pengelolaan konten open source yang tergolong populer di kalangan web developer, yang ditulis dalam PHP. Setelah dibuat pada awal tahun 2000 oleh seorang mahasiswa Belgia, sekarang Drupal sudah banyak digunakan oleh beberapa website paling menonjol di internet yaitu WhiteHouse.gov, Weather.com, dan lain-lain. Hal ini sering dianggap sebagai pesaing CMS semacam WordPress dan Joomla.

Drupal VS WordPress

Untuk lebih mudah dalam memahami Drupal itu sendiri sekaligus mengetahui apa saja kelebihannya, kami akan memberikan alasan penggunaan Drupal lewat perbandingannya dengan WordPress (CMS terpopuler yang sudah banyak diketahui orang awam). Berikut adalah perbandingannya!
Fungsi
Memang Drupal itu banyak dikatakan rumit oleh para pengembang website, terutama bila dibandingkan dengan WordPress (CMS yang sudah banyak digunakan orang awam). Tetapi menurut kami, karena kerumitan itu justru Drupal punya banyak fungsi lanjutan yang bermanfaat. Semuanya sebenarnya tergantung kebutuhan Anda.
Drupal sebenarnya lebih “kaya” fungsi dibandingkan dengan WordPress. Drupal punya lebih banyak fitur, tapi kalau Anda tidak tahu bagaimana cara menggunakannya, fitur-fitur itu jadinya hanya tampak membingungkan dan menghalangi pekerjaan Anda sebagai pengembang website.
Jika Anda butuh banyak template halaman atau jenis konten, Drupal lebih siap untuk menangani kebutuhan Anda itu. Keleluasaan akses pengguna Drupal juga lebih besar daripada WordPress. Dengan Drupal, Anda dapat memiliki admin situs, editor konten, akses individual ke konten pribadi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dengan cara ini, Drupal mampu mendukung banyak pemilik kepentingan dalam satu website.
Drupal diklaim merupakan CMS yang dirancang oleh pengembang/ developer dan bagi pengembang. Jika Anda tidak nyaman dalam mengembangkan website Anda di Drupal, Anda bisa saja tidak tertarik mengulik lebih dalam dan akhirnya mengabaikan fitur-fitur Drupal yang sebenarnya merupakan kekuatannya.
Fleksibilitas
WordPress punya macam-macam tema dan plugin baik yang gratis maupun berbayar, yang bisa membantu Anda dalam mulai membangun website Anda. Ada tema starter yang tersedia untuk Drupal juga, tapi sebagian besar tema Drupal memang dirancang untuk pengembangan khusus atau tingkat lanjutan.
Banyak pengembang website memilih untuk bekerja dengan CMS WordPress karena ada bervariatif plugin yang tersedia. Plugin ini bermacam-macam, untuk segala hal, mulai dari SEO hingga media sosial. Untuk Drupal, versi plugin-nya disebut sebagai modul. Modulnya kebanyakan gratis dan berisi banyak bagian fungsionalitas yang sebenarnya mirip dan juga tersedia pada WordPress, terutama bagi Drupal 8. Tapi memang, plugin yang di WordPress pada umumnya lebih mudah dikelola tanpa memerlukan pengembangan tingkat lanjut. Di Drupal, Anda memerlukan developer untuk menangani pemasangan atau pemutakhiran modul apapun yang ingin Anda pakaI untuk website Anda.
WordPress pada awalnya dirancang hanya sebagai platform blogging, sehingga dapat dikatakan tidak punya kemampuan yang sama seperti yang dilakukan Drupal dalam menangani konten dengan jumlah besar/ masif. Drupal bisa mendukung ribuan halaman dan ribuan pengguna/ user. Pembaruan di Drupal 8 juga telah memperbaiki kinerja halamannya, termasuk fitur caching yang membantu pemuatan halaman menjadi lebih cepat. Secara umum, Drupal lebih kuat untuk menangani proyek yang kompleks.
Kemudahan Penggunaan
Drupal tidak terlalu sulit untuk digunakan, tapi di tahap awal pembelajaran memang sulit untuk mempelajari bagaimana cara menggunakannya. Ini membutuhkan lebih banyak pengalaman teknis dibandingkan WordPress, namun sekali lagi, Drupal mampu menghasilkan website yang lebih maju. Jika Anda punya pengetahuan terbatas soal pengembangan website, WordPress bisa lebih mudah dipahami dan cocok bagi pengembangan website Anda.
Sering kali developer akan membangun dan menyesuaikan WordPress site lalu kemudian menyerahkannya klien untuk pengelolaan website selanjutnya. Anda bisa membuat blog dalam hitungan menit di WordPress dengan hanya pengetahuan mendasar. Ada editor WYSIYWG dan fungsi drag-and-drop juga yang bisa membantu Anda memulai blogging atau membuat pembaruan website dengan lebih mudah.
Baik Drupal maupun WordPress punya komunitas pengguna aktif menghasilka dokumentasi dan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan teknis jika developer kesulitan. Dengan adanya launching Drupal 8, platform jadi lebih mudah digunakan bagi developer, termasuk penulis konten dan pihak lain yang bertanggungjawab menggunakannya.
Keamanan
Keamanan merupakan salah satu pembeda yang besar antara Drupal dan WordPress. Drupal diklaim banyak developer sebagai CMS aman dan mampu menghasilkan laporan keamanan yang mendalam. Bahkan website milik pemerintah semacam whitehouse. Gov juga menggunakan Droupal, ini membuktikan bagaimana tingkat keamanan yang ada pada Drupal.
Penting untuk dicatat bahwa dengan diluncurkannya Drupal 8 pada beberapa waktu yang lalu, Drupal 6 telah beralih ke status yang tidak lagi didukung. Jika ada masalah keamanan baru yang tak terduga, ini bisa membuat Drupal 6 rentan. Dan, jika terjadi masalah atau isu keamanan pada Drupal 6 yang Anda gunakan, komunitas yang tersedia mungkin tidak dapat memberikan bantuan atau dukungan. Mengapa? Karena para sukarelawan di komunitas Drupal telah mengalihkan perhatian mereka sepenuhnya pada pengembangan Drupal 8 dan Drupal 7. Dampak lanjutannya adalah ada kekurangan sumber daya untuk merilis perbaikan keamanan. Jadi, cara terbaik untuk menghindari kerentanan keamanan adalah dengan meng-upgrade website Anda dari Drupal 6 ke Drupal 8 sesegera mungkin.
Sementara itu, WordPress sendiri secara tradisional rentan terhadap serangan hacker dan isu keamanan lainnya. Mengapa WordPress rentan secara keamanan? Karena ada banyak plugin yang membuat WordPress mendapat sorotan begitu besar dan juga bisa membuka sistem dan menghasilkan isu keamanan yang potensial. Walaupun begitu, sebuah provider hosting yang bagus, akan mengutamakan faktor keamanan dan bisa memberikan Anda dukungan yang dibutuhkan. Cari tahu bagaimana menentukan provider hosting terbaik dan paling tepat bagi kebutuhan Anda.
Tarif
Walaupun Drupal dan WordPress bebas untuk di-download dan di-install, ada biaya yang tetap perlu dikeluarkan terkait pengembangan website di kedua platform tersebut. Jika Anda adalah pebisnis atau pegusaha yang tidak terlalau lihai dalam hal itu, Anda pasti perlu menyewa jasa pengembangan dari luar yaitu developer bayaran, pengembang Drupal pasti cenderung lebih mahal daripada developer WordPress. Mengapa? Ini karena jumlahnya yang tidak banyak dan developer Drupal tergolong sulit didapat.
Drupal sendiri telah berusaha untuk menggabungkan kerangka kerja seperti Symfony yang lebih umum di komunitas PHP. Pengembang PHP sebenarnya pasti dapat mengetahui bahwa Drupal jauh lebih mudah sekarang untuk dikembangkan daripada yang mereka dapat di waktu lalu. Ini bisa membuka pasar bagi para developer Drupal, membuatnya jadi lebih dilirik bahkan bagi para developer yang baru saja “bermain” dengan Drupal.
Secara keseluruhan, Drupal dapat dikatakan kuat dan fleksibel. Di tangan yang tepat, Anda bisa menciptakan solusi unik dan efektif untuk memenuhi kebutuhan terkait pengembangan website Anda. Tapi jika Anda membuat website untuk mendukung blog atau bisnis kecil, antarmuka sederhana dan mudah digunakan seperti WordPress bisa membantu Anda dengan lebih baik.

Cara Install Drupal

Sebelum melakukan instalasi Drupal 8, Anda harus pastikan terlebih dahulu bahwa hosting atau server yang Anda gunakan memiliki spesifikasi yang dibutuhkan oleh Drupal 8 yaitu:
Pada server ada Apache, Nginx, dan Microsoft IIS. Pada database tersedia MySQL 5.5.3/MariaDB 5.5.20/Percona Server 5.5.8 dilengkapi PDO, InnoDB-compatible primary storage engine, PostgreSQL 9.1.2 dengan PDO, SQLite 3.6.8 atau lebih tinggi. Pada PHP versinya PHP 5.5.9 atau lebih tinggi.
Perhatikan semua spesifikasi yang kami sebutkan di atas atau Drupal 8 tidak dapat berjalan dengan bak. Tapi pada umumnya, semua provider hosting sudah mendukung penggunaan Drupal, jadi tak perlu terlalu dikhawatirkan. Jika Anda ingin pasti, coba langsung tanya pada pihak provider hosting Anda terkait spesifikasi tersebut.
Selain itu pastikan Anda juga sudah download file instalasi Drupal 8 dari website resmi mereka. Kemudian lakukan ekstraksi (extract) dan upload isi folder dari Drupal 8 tersebut ke hosting Anda. Persyaratan lain, Anda juga harus sudah punya database, username dan password untuk mengakses database itu.
Nah, sekarang coba buka alamat domain di mana Anda upload isi folder Drupal 8 tersebut lewat browser semacam Google Chrome. Misalnya Anda upload di folder /drupal8/ maka bukanya di www.namadomain.com/drupal8. Nanti otomatis browser akan membuka alamat install-nya yaitu www.namadomain.com/drupal8/core/install.php. Jika browser tidak mengarahkan ke alamat tersebut, langsung saja buka alamatnya yaitu www.domainanda.com/drupal8/core/install.php
Tampilan halaman install ini akan beda dengan halaman install drupal versi yang sebelumnya tapi langkah-langkahnya pada dasarnya sama saja. Pada halaman pertama, Anda akan diminta untuk memilih language/ bahasa dalam melakukan proses instalasi.
 Pada bagian ini Anda bisa ubah atau atur bahasa selain bahasa Inggris tapi akan muncul catatan bahwa website akan di-download dengan bahasa yang diinginkan. Memang hal ini bakal memakan waktu banyak dan tentu saja biaya dari kuota internet tetapi sebenarnya lebih praktis dibandingkan versi Drupal yang sebelumnya. Jika Anda tidak mau download bahasa Indonesia, Anda pilih saja Bahasa Inggris, yang merupakan bahasa bawaan Drupal.
 Setelah itu Anda coba klik “Save” and “Continue”.
Kami punya info tambahan, pada versi Bahasa Indonesia, tidak semua mendapat terjemahan yang tepat atau pas. Inilah mengapa kami menyarankan Anda pakai versi berbahasa Inggrisnya saja. Selain lebih tepat penuturannya, Anda juga akan lebih mudah menemukan guide atau panduan Drupal dalam mengembangkan website nantinya dengan penyebutan dalam istilah asing di Drupal-nya.
Pilih “Standard” lalu klik “Save and continue”.
Selanjutnya proses instalasi tersebut bakal meninjau apakah sistem hosting yang Anda gunakan sudah bisa sesuai dengan kebutuhan Drupal 8 atau tidak. Bila ada yang belum sesuai maka akan muncul pemberitahuan/ warning semacam gambar yang kami cuplik di bawah ini:
 Jika kesalahan itu sifatnya opsional (hanya anjuran/ suggestion) maka Anda bisa saja mengabaikannya dan tetap lanjutkan proses install dengan klik “Continue anyway”. Kalau ingin coba perbaiki silakan ubah, dan setelah memperbaiki Anda bisa klik “retry” supaya bisa tahu apakah semua persyaratan telah sesuai atau belum.
Selanjutnya Anda diminta untuk masukkan info database yang dibutuhkan semacam nama database, username, dan password. Hal itu seperti yang sudah pernah Anda buat sebelumnya di form-form login atau instalasi umumnya, mudah saja, tinggal masukkan. Apabila provider hosting Anda kasih alamat khusus buat mengakses database maka klik “Advanced Option”. Selanjutnya masukkan alamat akses database ke kolom dengan subjek “Database Host”.
Anda juga bisa memberikan awalan di setiap table dalam database yang bakal diinstalasi oleh Drupal. Hal ini sebenarnya berguna bila Anda pakai satu nama database (ini berarti provider hosting Anda memang cuma mengizinkan satu database saja) untuk menampung semua aplikasi web atau dua instalasi Drupal. Masukkan awalan tersebut di kolom Table prefix. Awalan tersebut contohnya d8_
Selanjutnya klik pilihan “Save and continue”.
Jika informasi pada database yang Anda masukkan sudah benar, website nanti akan melanjutkan ke proses install database seperti yang terlihat pada gambar berikut:
 Anda bisa menunggu sampai proses install-nya selesai.
Jika proses install database sudah selesai, Anda akan diminta untuk isi beberapa kolom yang terkait dengan website yang saat itu sedang Anda persiapkan yaitu: nama website-nya apa, alamat email, nama pengguna sekaligus password, pengaturan waktu, dan lain sebagainya. Nama pengguna ini akan menjadi pengguna terdaftar pertama yang selanjutnya bakal jadi Super Administrator yang berhak melakukan apa saja di website ini.
Kalau sudah selesai, Anda bisa klik tombol “Save and continue”.
Setelah itu Anda akan dibawa ke halaman depan situs Drupal 8 yang sudah Anda install di server Anda. Jika pada layar Anda muncul pesan yang berkaitan dengan bahasa atau translation, Anda bisa abaikan saja.

Mempelajari Dasar-dasar Terminologi Drupal

Node atau Content Type : Node di Drupal adalah sebuah istilah umum bagi sebuah konten di website Anda. Setiap node di website Anda memiliki Content Type. Itu juga punya Node ID, judul, tanggal pembuatan, penulis, body (yang mungkin diabaikan / dihilangkan untuk beberapa jenis konten), dan beberapa properti lainnya. Beberapa contoh node adalah ‘Pages in books’, ‘Discussion topics in forums’, ‘Entries in blogs’, ‘News article stories’, dan lain sebagainya.
Comments : Comments atau komentar adalah jenis konten lain yang bisa Anda miliki di website Anda (jika Anda telah mengaktifkan modul inti Comment). Setiap komentar adalah bagian konten yang biasanya berukuran file kecil yang dikirimkan pengguna, dilampirkan ke node tertentu. Misalnya, setiap bagian diskusi yang dilampirkan ke topic node pada forum tertentu.
User, Permission, Role : Setiap pengunjung ke website Anda, apakah mereka memiliki akun untuk login atau mengunjungi website secara anonim, dianggap sebagai pengguna Drupal. Setiap pengguna memiliki ID pengguna numerik, dan pengguna non-anonim juga punya nama pengguna dan alamat email. User lain di situs Anda dapat diberi izin melalui peran. Untuk melakukan hal ini, Anda harus terlebih dahulu membuat role, yang mungkin Anda sebut sebagai “Content editor” atau “Member”. Selanjutnya, Anda bisa memberikan izin (allow) untuk peran itu. Permission di Drupal sebenarnya cukup fleksibel – Anda diperbolehkan memberi izin bagi tugas apa pun ke peran apa pun.
Taxonomy : Drupal punya sistem untuk mengklasifikasikan konten, yang dikenal sebagai taxonomy dan diterapkan dalam modul inti Taxonomy. Anda dapat menentukan kosa kata Anda sendiri (kelompok istilah taksonominya), dan menambahkan istilah ke setiap kosa kata tersebut. Kosakata bisa datar atau hierarkis (berupa susunan), bisa memungkinkan seleksi tunggal atau ganda, dan juga bisa berupa “pemberian tag gratis” (artinya saat membuat atau mengedit konten, Anda dapat menambahkan istilah baru dengan cepat/ praktis). Setiap kosa kata kemudian dapat dilekatkan pada satu atau beberapa jenis konten, dan dengan cara ini, nodus di website Anda jadi bisa dikelompokkan ke dalam kategori, tag, atau diklasifikasikan menurut cara lain yang Anda pilih.
Modul : Modul adalah software (kode) yang mencakup fitur dan / atau fungsionalitas Drupal. Modul inti disertakan dengan unduhan utama dari Drupal, dan Anda bisa mengaktifkan fungsinya tanpa menginstalasi software tambahan. Modul kontribusi di-download dari bagian unduhan Modul drupal.org, dan dipasang di instalasi Drupal Anda. Anda juga bisa membuat modul sendiri; tapi ini butuh pemahaman menyeluruh tentang Drupal, pemrograman PHP, dan modul modul Drupal yang lainnya.

Simpulan

Lewat artikel ini, Anda telah mendapat informasi mendasar yang Anda butuhkan sebelum menggunakan Drupal bagi pengembangan website Anda. Kami tak hanya membahas apa itu Drupal dan apa kelebihannya bila dibandingkan CMS lain yang umum semacam WordPress, kami juga memberikan langkah-langkah yang harus Anda tempuh untuk install Drupal 8. Terakhir, kami pun menjelaskan apa saja dasar-dasar terminologi Drupal. Sebagai provider hosting, khususnya cloud hosting Indonesia dengan sertifikat kualitas internasional , kami memiliki misi untuk mensukseskan klien secara online dengan konten-konten terkait bisnis dan pengembangan website di blog kami. Baca juga artikel terbaru kami lainnya seperti Panduan Bisnis Dropship danPanduan phpMyAdmin untuk Pemula . Selamat membaca dan semoga sukses dalam mengembangkan website Anda!

Panduan phpMyAdmin Untuk Pemula

 phpMyAdmin adalah sebuah software gratis berbasis scripting language PHP yang bertujuan untuk memudahkan kita mengelola database MySQL. Tanpa phpMyAdmin, Anda perlu menggunakan terminal untuk mengelola database anda. Sementara, dengan phpMyAdmin Anda tidak perlu susah lagi mengelola database MySQL Anda karena phpMyAdmin memiliki user interface grafis.
phpMyAdmin mendukung banyak operasional MySQL, MariaDB, dan Drizzle sehingga Anda bisa menggunakannya untuk mengelola database, columns, tables, indexes, users, dan masih banyak lagi. Di saat yang sama, Anda juga bisa meng-execute SQL statement apapun secara langsung.
Sampai saat ini, phpMyAdmin sudah diterjemahkan ke 72 bahasa. PhpMyAdmin sendiri sudah berumur 15 tahun dan memenangkan beberapa penghargaan. Seperti yang sudah disebutkan di atas, Anda juga tidak perlu khawatir karena phpMyAdmin mendukung fitur-fitur MySQL seperti MySQL users dan privileges management, stored procedures and triggers management, maintenance server, tables, dan databases, mengeksekusi, mengedit, dan meng-bookmark statement SQL apapun, dan masih banyak lagi.

Sejarah phpMyAdmin

phpMyAdmin pertama kali didirikan oleh Tobias Ratschiller. Saat itu, Ratschiller adalah seorang konsultan IT. Ratschiller juga kemudian mendirikan perusahaan perangkat lunak Maguma.
Ratschiller mulai mengerjakan front-end berbasis PHP ke MySQL pada tahun 1998, terinspirasi oleh MySQL-Webadmin Peter Kuppelwieser. Dia sempat berhenti mengerjakan proyek tersebut dan juga phpAdsNew pada tahun 2000 karena kurangnya waktu.
Pada saat itu, phpMyAdmin sudah menjadi salah satu aplikasi PHP dan alat administrasi MySQL yang paling populer, dengan komunitas pengguna dan kontributor yang besar. Untuk mengkoordinasikan semakin banyak patches, tiga orang pengembang, Olivier Müller, Marc Delisle dan Loïc Chapeaux, mendaftarkan proyek phpMyAdmin di SourceForge.net dan mengambil alih pembangunan pada tahun 2001. Sejak tahun 2015 pembangunan sepenuhnya didasarkan pada GitHub.

Fitur-Fitur phpMyAdmin

Berikut adalah beberapa fitur phpMyAdmin yang membuat software satu ini banyak digunakan:
  • phpMyAdmin memiliki interface yang user-friendly dan intuitive yang mudah dipelajari. Dengan begitu, orang-orang dapat mempelajari dan membiasakan diri dengan fitur-fiturnya dengan mudah dan cepat.
  • phpMyAdmin memperbolehkan user memanfaatkan kebanyakan fungsi MySQL, termasuk mengelola database, menjalankan queries MySQL, mengeksekusi statement MySQL, mengelola user dan permission dan masih banyak lagi.
  • Anda juga bisa mengimport dan mengexport data dari dan ke berbagai format.
  • Dengan pre-defined fuctions, Anda bisa mengubah format data-data yang sudah tersimpan
  • phpMyAdmin bisa membuat graphics database dalam bentuk PDF, bersamaan dengan beberapa queries yang kompleks dibantu dengan query-by-example.
  • Melakukan pencarian pada database

Cara Membuat Database Menggunakan MySQL Database Melalui cPanel

Salah satu kegunaan phpMyAdmin adalah untuk membuat database sebuah website. Karena phpMyAdmin merupakan salah satu fitur pada cPanel, Anda bisa langsung mengaksesnya melalui cPanel website Anda.
Login ke akun cPanel Anda dengan mengakses domainanda.com/cpanel. Kemudian scroll ke bawah dan pilih MySQL Databases di bagian Databases.
 Setelah itu, Anda akan melihat layar seperti di bawah ini. Dimana Anda akan diminta untuk mengisi data New Database. Setelah Anda mengisi nama database baru Anda, klik Create New Database


 Setelah Anda membuat database, Anda perlu membuat username nya juga. Scroll ke bawah, dan Anda akan melihat layar di bawah ini.

Isi datanya dan klik Create User. Setelah itu Anda akan melihat layar seperti di bawah ini jika akun Anda berhasil dibuat.

Setelah Anda selesai membuat database dan user baru, scroll lagi ke bawah dan Anda akan melihat bagian Add User to Database. Pilih nama user dan database yang tadi Anda buat, kemudian klik Add.
 Anda kemudian akan melihat layar seperti di bawah ini. Agar lebih mudah, centang pilihan All Privileges. Setelah itu klik Make Changes.

 Kalau berhasil, Anda akan melihat kotak hijau di bagian kanan atas layar Anda. Selamat! Anda berhasil membuat database baru Anda!
Setelah itu, Anda tinggal kembali ke area admin cPanel Anda. Kemudian klik phpMyAdmin di bagian Databases.
Anda akan melihat area admin phpMyAdmin Anda.
 Anda bisa menghandle berbagai opsi untuk mengelola database Anda menggunakan phpMyAdmin di cPanel Anda. Mereka memberikan opsi-opsi berikut:
  • Structure. Menu ini berguna untuk mengorganisir schema, tabel, kolom, baris, dan lain lain.
  • SQL. Menu ini digunakan untuk menjalankan query atau kueri pada database.
  • Search. Untuk mencari kata-kata atau value di dalam tabel database.
  • Query. SQL mendefinisikan seperangkat perintah, seperti SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, CREATE TABLE dan lain-lain.
  • Export. Anda bisa meng-export database dengan format berbeda-beda seperti CSV, PDF, SQL, XML, Text, dan masih banyak lagi.
  • Import. Anda bisa meng-import database dengan format berbeda-beda seperti OpenDocument Spreadsheet, CSV, SQL, ESRI Shape file, Mediawiki Table, XML.
  • Operations. Ada beberapa jenis operations yang bisa Anda eksekusi di seluruh database dan tabel terpisah.
  • Triggers. Sebuah trigger dikenal sebagai objek basis data yang terhubung dengan tabel, dan akan diaktifkan kapan pun terjadi suatu event. Misalnya insert, update atau delete terjadi pada tabel.
Anda sudah bisa melakukan import, export database serta mengosongkan dan menghapus database jika Anda inginkan. Kami akan membahasnya di bawah ini.

Cara export database menggunakan phpMyAdmin

Klik Export di bagian atas. Kemudian Anda akan melihat layar seperti di bawah ini.
 Anda bisa langsung mengklik Go untuk mengexport database Anda. Tetapi Anda juga bisa merubah formatnya terlebih dahulu. Klik saja kolom yang bertuliskan SQL dan itu akan mengeluarkan pilihan formatnya.

Cara import database menggunakan phpMyAdmin

Pilih Import di bagian atas
 Pilih Choose File dan pilih database yang ingin Anda import ke website Anda. File boleh dikompres ataupun tidak. Jika Anda memilih untuk mengupload file yang sudah dikompres, nama filenya harus berakhir dengan .[format].[compression]. Misalnya namafile.sql.zip. Setelah itu Anda tinggal scroll ke bawah dan click Go.

Cara Mengelola Database di phpMyAdmin

Anda pasti tahu bahwa tujuan utama dari tool phpMyAdmin adalah untuk mengelola database Anda. Berikut ini adalah beberapa fungsi phpMyAdmin yang dapat membantu Anda untuk melakukan itu.
Ketika Anda membuka admin area phpMyAdmin, pilih database yang ingin Anda kelola di bagian kiri layar Anda.

Di halaman yang terbuka Anda akan melihat daftar dengan tabel database, allowed actions, jumlah catatan, mesin penyimpanan, pemeriksaan, ukuran tabel dan overheadnya.
Hal-hal yang bisa dilakukan yang dapat Anda lakukan pada tabel yang dipilih adalah:
Browse. Hanya tabel yang memiliki record atau cacatan yang dapat Anda akses. Setelah Anda mengklik tombol Browse,  sebuah halaman baru dengan daftar record di dalam tabel akan dibuka. Jika Anda ingin mengedit salah satu record yang ada, Anda bisa mengklik tombol Edit.
Anda akan melihat struktur record dan Anda dapat mengubah nilai dari record tersebut. Setelah selesai dengan perubahan, Anda bisa mengirimkannya dengan mengklik tombol Go di bagian bawah halaman.
Structure. Dengan mengklik tombol Structure maka halaman baru yang menunjukkan struktur tabel database akan terbuka. Anda akan melihat nama field, jenis, collations, atribut, informasi tambahan, nilai default dan apakah nilai field dapat berupa NULL. Anda dapat mencari nilai yang berbeda dengan mengklik ikon tindakan yang sesuai. Selain itu, Anda dapat mengedit struktur lapangan atau menghapus bidang. Anda dapat menentukan indeks yang berbeda: Primary, Unique, Index dan Fulltext.
Search. Dengan tombol search Anda dapat membuat kueri penelusuran untuk tabel yang dipilih. Anda dapat menggunakan fungsi Query by example untuk melakukan pencarian. Cukup gunakan ke berbagai bidang untuk menyusun kueri penelusuran Anda dan klik tombol Go untuk menjalankannya. Misalnya, jika Anda ingin memvisualisasikan semua catatan dengan nilai bidang yang dimulai dengan “a” sebaiknya pilih dulu bidang yang ingin Anda tampilkan. Pilih operator LIKE dari menu drop-down dan masukkan nilai field yang sesuai “a%” (% adalah singkatan dari wildcard string). Klik tombol Go untuk melihat hasilnya.
Insert. Dengan menggunakan tombol Insert, Anda dapat memasukkan record di tabel database Anda. Setelah Anda mengisi nilai klik yang sesuai pada tombol Go dan record baru akan dimasukkan.
Empty. Tombol empty memperbolehkan Anda mengosongkan sebuah tabel database, menghapus data, dan menyimpan tabel kosong.
Drop. Tombol drop akan menghapus seluruh tabel dan isi recordnya.

Cara Menghapus Database di phpMyAdmin

Seperti yang sudah disebutkan di atas, ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk menghapus data pada database Anda, yaitu dengan empty (mengosongkan) dan drop (menghapus) data tersebut.

Empty Database di phpMyAdmin

 Klik pada database yang ingin Anda edit. Kemudian di row yang ingin Anda kosongkan, klik pilihan Empty. Setelah Anda mengklik itu, mereka akan menanyakan apakah Anda ingin benar-benar mengosongkan data tersebut. Klik OK. Jika Anda memperhatikan angka yang ada kolom Rows, setelah Anda klik Empty dan OK, maka angka tersebut akan berubah menjadi 0.

Drop Database di phpMyAdmin

 Kalau Anda ingin menghapus data tersebut, Anda bisa memilih pilihan Drop. Pada data yang ingin Anda hapus, klik pilihan Drop. Sama seperti sebelumnya, mereka akan menanyakan apakah Anda yakin ingin menghapus data tersebut. Klik Ok. Setelah itu, row tersebut akan hilang dari daftar data Anda.

Cara Mengganti Nama Database di phpMyAdmin

Jika Anda ingin mengganti nama database Anda, Anda bisa melakukannya dengan phpMyAdmin. Anda tinggal pilih database mana yang ingin Anda ganti namanya di bagian kiri layar. Setelah itu klik Operations di bagian atas. Anda akan melihat tampilan layar seperti di bawah ini.
Anda tinggal masukkan nama database yang ingin Anda gunakan dan klik Go. Anda tidak perlu mencentang pilihan adjust privilege.

Cara Membuat Database Baru di phpMyAdmin

Tidak hanya melalui cPanel, Anda bisa membuat database baru langsung di phpMyAdmin. Bagaimana caranya? Anda akan memerlukan XAMPP.
XAMPP adalah sebuah cross-platform. Nama itu sendiri merupakan singkatan dari Cross-Platform (X), Apache (A), MariaDB (M), PHP (P), dan Perl (P). Tool yang satu ini mempermudah developer untuk membuat sebuah server web local untuk testing dan keperluan deployment. Semua yang dibutuhkan untuk membuat sebuah web server, yaitu aplikasi server (Apache), database (MariaDB), dan bahasa pemograman (PHP) sudah termasuk dalam satu file. Karena XAMPP adalah sebuah cross platform, tool ini bekerja di Mac, Linux, dan Windows.

Cara Instalasi XAMPP

Sebelum Anda membuat database baru Anda di phpMyAdmin, Anda harus memastikan bahwa Anda sudah punya XAMPP di computer Anda. Berikut adalah langkah-langkah untuk menginstal XAMPP di computer Anda.
  • Yang harus Anda lakukan pertama kali adalah men-download XAMPP dari situs resmi XAMPP.
  • Jalankan file setup dengan melakukan double click
  • Kemudian setup wizard XAMPP akan muncul di layar Anda. Anda hanya perlu mengikuti proses instalasinya.
  • Pada pilihan ‘components to install’, pastikan bahwa Anda mencentang keempat pilihan yang ada yaitu XAMPPServer, Program Languages, Tools. Setelah itu klik pilihan Next.
  • Anda kemudian akan melihat layar ‘Welcome to the XAMPP Setup Wizard’, klik Next.
  • Pada layar selanjutnya, pilih folder tujuan dimana Anda ingin meletakkan XAMPP Anda. Kemudian klik Install.
  • Proses instalasi akan dimulai dan Anda tinggal menunggu.
  • Folder dengan nama XAMPP akan dibuat pada jalur yang sudah ditentukan dan diatur, di mana semua file yang berhubungan dengan web servernya akan diekstrak pada folder itu.
  • Setelah itu Anda akan melihat layar yang menyatakan bahwa instalasi Anda sudah selesai. Klik Finish.
Jika Anda ingin membaca lebih lanjut tentang XAMPP, Anda bisa membaca artikel Tutorial XAMPPmilik kami.

Cara Membuat Database dengan XAMPP

Sekarang, setelah Anda menginstalasi XAMPP di computer Anda, Anda sudah dapat membuat database website Anda dengan XAMPP. Berikut adalah langkah-langkahnya.
  • Saat Anda klik dua kali, XAMPP Control Panel akan terbuka. Anda bisa klik pada tombol Start yang ada di sebelah Apache. Setelah muncul tulisan ‘Running’ di sebelah Apache, Anda bisa klik tombol Start di sebelah MySQL. Tunggu MySQL menyala. Kalau kata ‘Running’ sudah ada di sebelah MySQL, berarti Apache dan MySQL sudah aktif.
  • Sekarang buka browser Anda dan ketik Jika Anda sudah mengkonfigurasinya dengan benar, Anda akan secara otomatis dibawa ke localhost/xampp.
  • Setelah itu, ketik localhost/phpmyadmin di browser Anda dan Anda akan dibawa ke admin area phpMyAdmin.
  • Pilih Database di bagian atas dan Anda akan melihat pilihan Create New Database. Masukkan nama database baru Anda dan klik Create.
  • Setelah Anda memasukkan nama database baru Anda, Anda akan melihat database tersebut muncul di bagian kiri admin area phpMyAdmin Anda. Jika Anda ingin menambahkan data pada database Anda, Anda tinggal klik pada nama database tersebut dan lakukan penambahan dengan cara meng-import database yang sudah ada atau menambahkan table dan columns Anda sendiri.

Cara Upload Database ke phpMyAdmin

Setelah Anda membuat database melalui XAMPP, Anda tentu perlu mengupload database tersebut ke website Anda. Berikut adalah langkah-langkahnya:
  • Export database yang ada di localhost Anda
  • Kemudian import database tersebut ke phpMyAdmin cPanel Anda
Anda bisa melihat cara export dan import database di bagian atas artikel ini.

Simpulan

Seperti yang bisa kita lihat, phpMyAdmin adalah aplikasi yang sangat ampuh untuk mengelola database MySQL. Software yang satu ini benar-bentar membantu Anda untuk mengelola database website Anda dengan mudah berkat user interface grafisnya. Di artikel ini, kami juga sudah membahas bagaimana cara membuat database phpMyAdmin baik melalui cPanel atau XAMPP. Selain itu, kami juga sudah membahas fungsi-fungsi yang ada phpMyAdmin. Jika Anda ingin tahu beberapa trip dan triks berhubungan dengan database MySQL, Anda bisa membaca artikel kami tentang bagaimana cara mengubah nama admin di database MySQL dan cara mengubah password di database MySQL. Semoga artikel ini dapat membantu!

10 CMS Untuk Membuat Forum

 Anda pasti familiar dengan Kaskus, kan? Bagi Anda yang sering browsing Internet, Anda pasti tahu bahwa forum komunitas adalah bagian besar dari dunia web. Kaskus adalah salah satu contoh forum yang paling terkenal di Indonesia. Anda pasti tahu bahwa Anda bisa menemukan banyak informasi di Kaskus. Cari topik aja dan Anda bisa menemukan jawabannya.
Forum komunitas sendiri sudah mulai ada sejak tahun 90-an dan dengan berjalannya waktu, forum web semakin bertumbuh dan semakin banyak dengan semakin banyaknya CMS untuk membuat forum di pasaran.
Jika Anda ingin membuat sebuah forum, Anda harus tahu bahwa menjalankan sebuah forum membutuhkan banyak usaha. Ini adalah salah satu alasan mengapa orang-orang lebih senang menggunakan Facebook groups. Tetapi, dengan forum, Anda bisa memiliki control penuh atas konten, desain, dan struktur websitenya sendiri. Sebuah forum bisa menjadi jawaban yang tepat jika Anda ingin membangun sebuah komunitas.

Forum Diskusi

Sebuah forum diskusi, atau yang mungkin juga dikenal dengan istilah internet forum atau message board, bisa menjadi salah satu cara untuk mengembangkan bisnis Anda dan mengundang pembaca blog dari berbagai penjuru dunia. Apapun yang bisnis Anda tawarkan, baik itu produk, layanan, atau konten yang benar-benar hebat, forum dapat menawarkan sejumlah besar keuntungan. Tidak hanya untuk Anda, tetapi juga kepada pengguna situs web Anda.

10 CMS Forum Terbaik

Berikut ini adalah list 10 CMS forum terbaik:

1.     vBulletin

Bagi Anda yang sudah sering browsing internet dari tahun 2000-an mungkin familiar dengan nama ini. vBulletin adalah sebuah perangkat lunak untuk membuat forum yang sudah ada sejak lama. Kebanyakan forum yang sudah besar dan terkenal dibuat dengan menggunakan vBulletin.
CMS forum yang satu ini pertama kali dirilis pada tahun 1999 dan sudah terkenal sebagai salah satu solusi web forum PHP. Saat ini, vBulletin sudah sampai pada vBulletin 5 dengan fitur kustomisasi yang beragam.
Setiap forum vBulletin memiliki built-in SEO dan fitur-fitur keamanan yang lengkap. Selain itu, vBulletin juga menyediakan berbagai pilihan tema kustom yang bermacam-macam. Setiap forum yang dibangun dengan vBulletin juga sudah dioptimasi agar menjadi mobile-friendly. Fitur ini membuat vBulletin menjadi salah satu CMS forum yang paling responsive.
Fitur-fitur vBulletin lainnya https://www.vbulletin.com/en/features/
Jika Anda menggunakan vBulletin, Anda memiliki control penuh atas banyak hal termasuk user dan moderator permissions, jumlah sub-forums, metadata, avatar pengguna, emoji kustom, dan masih banyak lagi.
Yang mungkin perlu diperhatikan adalah vBulletin bukanlah CMS forum yang paling mudah digunakan. Bahkan WordPress bisa dibilang lebih mudah untuk dipelajari dan digunakan jika dibandingkan dengan vBulletin.
Tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena vBulletin dapat memberikan banyak keuntungan bagi bisnis Anda. Memilih CMS untuk forum juga harus sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda. Tetapi vBulletin dijamin termasuk salah satu cms forum terbaik berdasarkan fitur-fitur yang mereka berikan dan pengalamannya.
Jika Anda tidak yakin ingin menggunakan vBulletin karena takut susah dipelajari atau Anda anggap terlalu mahal, masih ada alternative lain.

2.     Vanilla Forums

Salah satu CMS gratis yang bisa Anda gunakan untuk membuat forum adalah Vanilla Forum CMS. CMS yang satu ini juga menggunakan PHP dan adalah salah satu cms forum yang muncul beberapa waktu belakangan ini.
Vanilla Forum memiliki dua paket:
  • Open source gratis Vanilla forum dimana Anda bisa men-setup dan mengelola forum Anda
  • Sebuah forum dengan hosting cloud yang dikelola oleh tim mereka
Kedua opsi ini bisa Anda pilih selama Adna menggunakan software forum yang satu ini. Pilihan yang pertama memberi Anda kebebasan untuk mengelola forum sesuai kemauan dan kebutuhan Anda. Sementara pilihan yang kedua membantu Anda agar tidak pusing dengan pekerjaan admin dan membiarkan para expert yang bekerja. Tentunya Anda harus membayar untuk pilihan yang kedua.
Semua kode yang ada pada Vanilla forum adalah 100% open source dan gratis. Ini membuat pemecahan masalah pada Vanilla forum mudah untuk dilakukan. CMS yang satu ini memiliki komunitas developer yang siap dan mau membantu jika Anda menemukan masalah pada kode open source-nya. Selain itu, Google tentunya selalu siap untuk memberikan Anda solusi jika Anda terkena masalah.
Walaupun CMS ini gratis, bukan berarti mereka memiliki kualitas yang buruk atau rendah. Anda dapat menemukan banyak forum-forum besar menggunakan CMS Vanilla.
Vanilla menawarkan banyak pilihan kustomisasi. Anda mendapat control penuh atas desain keseluruhan forum, profil user, dan permissions untuk user dan moderator. Sebenarnya fitur ini membuat Vanilla mirip dengan vBulletin, tetapi gratis.
Vanilla juga memiliki fitur dimana Anda bisa mengkustomisasi badges atau lencana untuk user Anda. Selain itu, Anda juga bisa membuat support Q&A dan bahkan membuat mobile forum untuk pengguna smartphone.
Vanilla bisa dibilang sudah siap untuk langsung digunakan dengan setting professional. Selain itu Vanilla forum juga lebih mudah untuk dipelajari dibanding vBulletin. Ini menjadikan Vanilla sebagai salah satu pilihan yang tepat jika Anda ingin mencoba bermain dengan PHP.

3.     IPS Forums

Salah satu forum CMS yang sudah ada sejak lama adalah IPS Forums, yang sebelumnya dikenal dengan nama Invision Power Board. Pertama kali dibuat di tahun 2002, IPS Forums sering dianggap sebagai rival dari vBulletin.
Sampai sekarang, CMS ini masih terus berjalan dengan fitur yang sama, tetapi CMS ini di re-write di tahun 2012 untuk membuat paket Invision Power Service atau IPS. Termasuk di dalamnya. Termasuk di dalamnya adalah modul blog kustom, sebuah modul konten, modul e-commerce, dan modul galeri gambar.
Semua fitur ini termasuk di dalam satu paket IPS. Ini membuat IPS sebagai CMS yang bisa dibilang lebih dari sekedar komunitas forum. Tetapi fitur forumnya adalah salah satu yang paling advanced dan itu menjadi salah satu alasan mengapa orang-orang tetap menggunakan IPS.
Jika Anda membandingkan IPS dengan vBulletin, vBulletin memiliki satu keuntungan besar atas IPS yang mungkin akan membuat Anda menjauh dari IPS. Anda hanya perlu membayar satu kali dengan lisensi seumur hidup untuk menggunakan vBulletin dan mendapatkan semua update dan supportnya.
Jika Anda menggunakan IPS, Anda akan dikenakan biaya perpanjangan setiap 6 bulan untuk terus mendapatkan dukungan dan update pada platform.
Namun jika Anda ingin membangun keseluruhan portal web maka IPS mungkin sepadan dengan harganya. Ini memiliki biaya dimuka yang lebih kecil dan jika Anda berencana untuk mendapatkan banyak dari situs web IPS Anda maka biaya tahunan dapat digulirkan ke biaya overhead Anda.

4.     bbPress

Seperti yang sudah pernah dibahas sebelumnya, WordPress adalah CMS website yang paling banyak digunakan di dunia. Banyak pengguna WordPress yang ingin membuat forum di CMS WordPress. Tetapi Anda pasti sadar bahwa WordPress adalah sebuah platform blogging. Bagaimana cara menambahkan forum di website WordPress Anda?
Gunakan plugin bbPress.
Plugin ini menggunakan lisensi open source yang sama dengan WordPress sehingga Anda bisa mendownload dan langsung menggunakannya tanpa membayar biaya apapun. Plugin ini juga dibuat khusus agar langsung bisa digunakan secara bersamaan di dashboard WordPress Anda sehingga Anda bisa langsung mengelola website Anda dan forumnya di satu tempat yang sama.
Meskipun bbPress adalah sebuah plugin, Anda tidak perlu khawatir karena bbPress bekerja seperti forum biasa dan user bisa sign up, membuat profile, membuat threads, dan semua hal yang biasa dilakukan di forum.
Jika Anda ingin melihat seperti apa forum yang dibuat dengan bbPress, Anda bisa langung mengakses forum bbPress sendiri. Sama seperti WordPress, bbPress memiliki komunitas yang besar. Tetapi plugin-nya sendiri bisa dibilang sudah simple dan Anda secara langsung mendapatkan support.
Untuk cara instalasi plugin, Anda bisa membacanya di artikel Cara Install WordPress di cPanel.
Jika Anda ingin menggabungkan forum dengan website WordPress Anda menjadi satu, bbPress adalah pilihan yang tepat bagi Anda.

5.     Discourse

Salah satu CMS open source forum adalah Discourse. CMS ini dibuat oleh Jeff Atwood yaitu orang yang membuat Stack Overflow.
Discourse adalah salah satu opsi non-PHP karena CMS ini dibangun di atas Ruby on Rails. Banyak forum besar menggunakan Discourse karena ini bisa dianggap sebagai sebuah platform komunikasi dibanding CMS untuk komunitas besar.
Sebagai contoh, komunitas developer Twitter menggunakan Discourse karena Discourse lebih mudah digunakan dibanding CMS forum lainnya.
 Discourse juga menawarkan kustomisasi plugin integrase untuk Slack, Google Analytics, dan WordPress.
Discourse tidak bekerja seperti CMS forum pada umumnya. Discourse tidak memiliki alternative sub-forum. Homepage-nya akan menampilkan semua threads baru secara default. Ini mungkin akan membuat homepage Anda terasa penuh. Bisa dibilang, Discourse tidak se-organisir CMS forum lainnya. Tetapi jika Anda menginginkan system CMS yang mudah digunakan, Discourse bisa menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.

6.     phpBB

phpBB adalah salah satu platform CMS yang banyak digunakan. CMS forum yang satu ini juga open-source dan menawarkan user experience berkualitas tinggi walaupun gratis.
phpBB juga merupakan salah satu CMS forum yang paling simple untuk digunakan dan Anda bisa menjalakannya dengan mudah. Anda hanya perlu mendownload phBB dari website resminya, meng-install phpBB di server PHP atau MySQL, dan mulai membuat board diskusi.
Sama dengan CMS open source pada umumnya, phpBB juga memiliki komunitas support yang besar. Anda juga tidak perlu khawatir karena phpBB sudah dioptimasi untuk mobile.
Selain itu, resources mereka juga gratis. Jika Anda bisa menemukan extension atau theme yang ingin Anda gunakan, Anda tinggal mendownload-nya dan menjalakannya di forum Anda. Platform forum yang satu ini juga mendukung 50+ Bahasa sehingga Anda bisa menggunakan Bahasa local jika dibutuhkan.

7.     MyBB

MyBB juga merupakan salah satu CMS forum yang sudah cukup lama. Pertama kali dirilis pada tahun 2002 sudah berjalan selama hampir 2 dekade secara konsisten.
Di dalam admin panelnya, Anda mendapat control penuh atas theme forum, fungsi-fungsinya, calendar, polling, profil, private message, chat, dan masih banyak lagi.
 Gambar di atas adalah contoh forum yang dibuat dengan menggunakan MyBB. Forumnya sendiri terlihat mirip dengan vBulletin sehingga ini bisa menjadi alternative yang baik jika Anda tertarik untuk menggunakan vBulletin.
Sayangnya platform myBB masih kurang mendapat support mobile. Di jaman sekarang dimana banyak orang menggunakan smartphone untuk browsing Internet, ini bisa merugikan dibanding menguntungkan.
MyBB mendukung beberapa Bahasa sehingga ini bisa menjadi pilihan yang tepat jika Anda ingin membuat website international.
Mungkin fitur-fitur MyBB terdengar terbatas, tetapi kalau Anda hanya membutuhkan platform komunitas yang simple dan gratis, Anda bisa mencoba myBB.

8.     Simple Machines Forum (SMF)

Simple Machines Forum atau SMF adalah sebuah platform yang didukung oleh PHP dan mengikuti struktur vBulletin. Sayangnya, system SMF bisa dibilang sebagai salah satu yang paling sulit untuk dikustomisasi.
Para developer sering mengatakan bahwa SMF adalah salah satu forum CMS terbaik di luar sana, tetapi CMS yang satu ini juga termasuk yang susah untuk dipelajari. Anda butuh waktu untuk mempelajarinya agar Anda bisa memanfaatkan fitur-fiturnya di forum Anda. Meski begitu, SMF menawarkan salah satu user experience terbaik.
Kalau Anda tidak keberatan untuk mempelajarinya, SMF bisa membantu Anda membuat forum yang hebat.

9.     NodeBB

Semakin banyak developer berpindah ke Node.js karena kemampuan kustomisasi dan kemudahan penggunaan. Nah, kalau Anda ingin menggunakan setup Node.js, NodeBB bisa menjadi CMS forum yang tepat.
Sayangnya forum ini tidak gratis dan sedikit lebih sulit untuk di-setup. Anda perlu memiliki background web development untuk benar-benar bisa bekerja dengan NodeBB.
NodeBB sendiri sebenarnya salah satu CMS yang bagus karena mereka memfokuskan perhatian mereka pada user experience. Karena ini adalah stack JavaScript penuh, halaman biasanya dimuat melalui Ajax secara dinamis, membuat user experience-nya terasa jauh lebih mulus.
Gambar di atas adalah contoh forum yang dibuat dengan NodeBB. Profil pengguna dan thread forumnya sendiri didesain dengan simple dan theme defaultnya juga bisa dikatakan cukup basic. Tetapi jika Anda mau belajar tentang bahasa templating, Anda bisa melakukan beberapa hal lebih dengan NodeBB.
Mungkin Anda bisa melihat bahwa CMS forum yang satu ini lebih cocok untuk developer. Jadi kalau Anda hanya ingin sebuah CMS forum yang simple, yang satu ini tentunya bukan pilihan yang tepat.

10.  Xenforo

Pada akhir tahun 2000-an, beberapa pendiri original vBulletin keluar dan membangun forum baru. Forum tersebut melalui banyak perubahan sampai akhirnya menjadi XenForo. Anda mungkin pernah melihat forum-forum yang menggunakan XenForo karena penggunanya bisa dibilang banyak sejak CMS ini dirilis. XenForo dibuat berdasarkan vBulletin original sehingga ada banyak ide-ide seperti nested comments, breadcrumbs, dan balasan Ajax dinamis.
Untuk harga, harga lisensinya bisa dibilang lebih murah dari vBulletin dan termasuk dalam lisensinya adalah 12 bulan support untuk setiap lisensi. Jika Anda melihat demo forum Xenforo, Anda akan melihat bahwa mereka memiliki style yang mirip dengan vBulletin.
XenForo adalah pilihan yang sangat solid. CMS ini didukung oleh komunitas yang siap membantu kapan saja. XenForo hadir dengan panel admin yang sangat bersih sehingga merupakan salah satu forum yang mudah dikelola. Tetapi Xenforo tidak memiliki banyak add-ons atau templates.

Simpulan

Jika Anda sedang bingung  untuk memilih platform forum, sebaiknya pikirkan dulu tujuan Anda. Apakah Anda mencari CMS gratis atau lebih suka membayar untuk dukungan & fitur tambahan?
Pilihan platform berbayar yang paling unggul adalah vBulletin dan XenForo. Tapi jika Anda ingin pilihan gratis, Anda bisa menggunakan Vanilla Forum dan MyBB.
Sebenarnya semua forum CMS ini fantastis, hanya saja setiap CMS memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Semua tergantung pada kebutuhan dan keinginan Anda. Lihatlah lagi apa Anda inginkan dan butuhkan, kemudian pilih dari CMS-CMS yang disebutkan di atas. Semoga membantu!